Pembinaan LPM Dalam mensukseskan Visi – Misi Kota Bontang

Berbagi ke Sosial Media di bawah ini :

 

Selasa  18  Juni  2019, bertempat di Ruang Rapat Kantor  Kelurahan Bontang baru Kecamatan Bontang Utara, dilakukan pembinaan LPM dalam mensukseskan visi mis Kota Bontang, yang dihadiri oleh LPM Keluraham Bontang Baru beserta seluruh pengurus RT Kelurahan Bontang Baru. Dalam hal ini turut hadir sebagai Narasumber Bapak Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah  ( BPBD ) Kota Bontang,Bapak  Ahmad Yani Y. Sos M.Si. acara sosialisasi diawali dengan penyampaian kata sambutan oleh Lurah Bontang Baru, Bagus Susanto S.IP, selanjutnya paparan mengenai upaya penanggulangan bencana kebakaran dan bencana Banjir  oleh Narasumber Ahmad Yani Y. Sos M.Si.,dalam  paparannya tentang kebakaran, beberapa hal yang disampaikannya yaitu :

Upaya pelaksanaan pemadaman kebakaran dengan menggunakan prinsip pemadaman api,Tata cara mengidentifikasi sumber-sumber kebakaran, tanggap darurat dan penangannya, Mengidentifikasi alat pemadam berdasarkan sumber kebakaran,Mampu menggunakan alat-alat pemadam kebakaran khususnya Alat Pemadam Api Ringan (APAR).Acara selanjutnya yakni pengenalan alat-alat atau perkakas yang digunakan saat terjadinya kebakaran dan sikap yang harus dillaksanakan saat terjadinya kebakaran.

Dalam kegiatan tersebut Bapak Ahmad Yani Y mengatakan  Pentingnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang bahaya kebakaran, apa yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran di lingkungan masing-masing ataupun setidaknya membantu memadamkan api kecil sebelum menjalar lebih luas.

 selain itu, Ahmad Yani Y. S.Sos  M. Si juga menyampaikan bagaimana cara menanggulangi bencanan banjir, yaitu dimulai dari kesadaran masyarakat, salah satu contoh membuang sampah pada tempatnya. Partisipasi masyarakat dalam menangani atau mengantisipasi masalah banjir di Kota Bontang  sangat diperlukan, karena tanpa partisipasi masyarakat dalam penanggulangan banjir kebijakan pemerintah untuk penanggulangan banjir tidak akan bisa berjalan dengan baik atau maksimal.. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah banjir baik jangka pendek, menengah dan jangka panjang, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan masing-masing dan menaati peraturan-peraturan yang ada merupakan merupakan langkah awal yang harus dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah banjir, kemudian partisipasi maryarakat yang kedua adalah memaksimalkan kegiatan kerja bakti yang baik” tuturnya.

Berbagi ke Sosial Media di bawah ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *