Sosialisasi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dan Pelatihan Dasar Penanganan Kebakaran, Kelurahan Bontang Baru

Berbagi ke Sosial Media di bawah ini :

 

 

Kamis, 20 Juni 2019, bertempat dihalaman  kelurahan Bontang Bau Kecamatan Bontang Utara Kota Bontang, Kelurahan Bontang Baru menggelar sosialisasi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dan pelatihan dasar penanganan kebakaran.dalam kegiatan tersebut Turut hadir sebagai narasumber  dari Polsek Bontang utara, Muhammad Yazid dari Reserse Kriminalitas Polsek Bontang Utara. Dan penanganan dasar kebakaran oleh Jayadi Pulung dari Disdamkartan Bontang. 

Lurah Bontang Baru, Bagus Susanto menjelaskan. Pelatihan dasar penanganan kebakaran ditujukan bagi Ketua RT,  pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan pengurus Karang Taruna.

Dengan tujuan, memberi pemahaman dasar kalau-kalau bencana kebakaran terjadi di lingkungan mereka. Ini dianggap penting. Mengingat banyak warga tak paham penanganan pertama kebakaran.

“Kalau ada kebakaran di lingkungan mereka. Minimal bisa memberikan penanganan awal,” tuturnya. 

Menurut pemetaan Badan Penanggungan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, terdapat 11 RT di Bontang Baru dianggap kawasan rawan kebakaran.  Diantaranya di dekat Jalan Parikesit,   Salebba, dan Kampung Jawa. 

“Di 11 RT itu nanti kami pasangkan box apar 6 kilogram juga,” bebernya.

Kemudian untuk sosialisasi Tipiring. Ini khusus diperuntukkan bagi penjaga malam. Ujar Lurah Bagus, masih banyak penjaga malam kurang paham perbedaan tindak pidana ringan dan berat. Ini kemudian berimplikasi pada cara mereka memperlakukan tindak pidana di lingkungan mereka. 

Lurah Bagus tak ingin penjaga malam,  yang diharap ikut menjaga suasana kamtibnas justru melakukan tindakan kurang tepat kala menindak pelanggaran.

“Misalnya mereka dapat anak-anak ngelem. Kan tidak bisa kita perlakukan sembarangan. Makanya dari sosialisasi ini,  nantinya mereka bisa paham.  Selain itu,  untuk menghindari kemungkinan main hakim sendiri, ” urai Lurah Bagus.

Kegiatan ini perdana dihelat. Sebabnya Lurah Bagus berharap ada kontinuitas. Bila saat ini masih sekadar sosialisasi dan pelatihan dasar.  Kedepan, levelnya ditingkatkan. Seperti pelatihan teknis dasar. 

“Ini kan baru pertama kami laksanakan.  Semoga bisa kontinyu, ” harapnya. 

Sementara itu, materi perdana soal Tipiring dibawakan Muhammad Yazid dari Reserse Kriminalitas Polsek Bontang Utara. Dan penanganan dasar kebakaran oleh Jayadi Pulung dari Disdamkartan Bontang. 

Di sela-sela materi dibawakan Muhammad Yazid. Wali Kota Bontang,  Neni Moerniaeni lantas hadir. Ia katakan,  lambat hadir lantaran baru saja mengikuti rapat pembahasan APBD-P. 

“Maaf saya lambat. Tadi ada rapat APBD-P, ” ujarnya. 

Tidak lama, ia mendapat kesempatan sampaikan sambutan.  Kata Wali Kota Neni,  ia sangat  mengapresiasi kegiatan ini. Karena baginya,  menjaga situasi kamtibnas adalah tugas seluruh warga kota.  Nah,  melalui orang-orang mengikuti sosialisasi ini.  Mereka bakal melanjutkan, dengan mengedukasi masyarakat sekitarnya. 

Kemudian soal penanganan dasar kebakaran.  Itu pun tak kalah penting. Pun banyak elemen masyarakat paham.

“kalau ada kebakaran. Panik semua.  Kayak di Beka (Bontang Kuala) itu kan.  Langsung dibuang tabungnya. Dari kegiatan ini, jangan lagi kayak begitu,” harapnya. 

Kegiatan ditutup dengan praktik pemadaman api. Yang dilakukan tim Satria Biru,  Disdamkartan Bontang. (*)

 

Sumber : 

http://klikbontang.com/berita-19401-11-rt-di-kelurahan-bontang-baru-rawan-kebakaran.html

 

Berbagi ke Sosial Media di bawah ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *